Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
Viral Kisah Indra di Gangbang Cewek Lonte
Piool.com - Gue cuma punya waktu empat hari lagi sebelum gua cabut dari Jakarta. Beruntung Indra gerak cepat, tiap tiga jam dia kasih update info ke gue. Dia berusaha mendapatkan akses langsung ke bintang, dan berhasil karena kerjanya selama ini yang dinilai memuaskan oleh rumah produksi. Kemudian dia merencanakan bagaimana agar ketiga cewek terpisah dari yang dua cowok, namun ketiga-tiganya harus berkumpul di satu tempat yang sama.
Ajakan secara profesional dirasa nggak mungkin karena itu pasti harus mengundang yang dua cowok agar tidak mencurigakan. Maka Indra berusaha mendapatkan akses ke HP pribadi mereka dan mengirimkan pesan palsu tentang party khusus cewek yang diadain temen mereka bertiga. Di situ dicantumin pestanya harus dirahasiakan karena akan wild, and no men allowed.
Pesen ini dikirim saat mereka sedang tur promosi film di Bandung. Indra dengan segala cara berusaha membuat ketiga cewek ini exciting untuk datang. Selebihnya mudah, karena mereka secara otomatis akan merahasiakan pesta ini ke semua orang, karena jika bocor mereka pasti dilarang pergi karena jadwal tour yang padat.
Indra yang berhasil merebut kepercayaan mereka diminta menyediakan transportasi. Ini dimanfaatkan untuk memastikan mereka bertiga tidak terpisah, karena gue sudah minta mereka harus ada bertiga, nggak boleh kurang satu orang pun. APV dicarter, secara rahasia, nggak ada pihak manajemenpun yang tahu.
Akhirnya malam yang ditentukan tiba, sehari sebelum keberangkatan gua meninggalkan Indonesia. Sesuai rencana, ketiga cewek itu berpura-pura capek dan akan istirahat di kamar sejak jam 7 malam dan berpesan nggak mau diganggu sampai pagi. Padahal kemudian mereka pergi lewat pintu belakang hotel dibantu Indra. Sebelum pergi, Indra memberikan brownies pada mereka, sudah dicampur dengan bubuk tidur. Dan mereka pergi meninggalkan hotel.
Lhah, Sopir mereka gimana? Kalau nanti kenapa-kenapa? Kalau dia bisa jadi saksi mata? Nggak mungkin, soalnya sopirnya kan gue.
Gue melaju ke arah puncak, tempat yang sudah gue sediain khusus buat malam spesial ini. Sesekali gua ngelirik tiga calon mangsa di belakang, mereka ribut banget, ketawa-ketawa, andai saja they realize what will happen to them…gue senyum.
Sekitar 20 menit sebelum sampai tujuan mobil sudah sepi, obat tidurnya sudah bekerja, gue tancap gas lebih kenceng. Sudah nggak nahan.
Akhirnya kami sampai di tujuan, villa punya keluarga gue. Maksudnya salah satu villa punya keluarga gua, agak kurang terawat soalnya keluarga gua paling males ke sini, tempatnya terpencil, nggak ada villa lain di sebelah-sebelahnya. Sepi. Tapi untuk kasus-kasus khusus seperti yang gua alami sekarang ini, menguntungkan.
Gua masukin mobil ke garasi, terus gua buka pintu masuk. Gue balik ke mobil, buka pintu geser di bagian samping, di situ gua lihat mereka –ketiganya dengan jaket dan jeans- tertidur pulas. Shit!! Manis banget mereka!!
Paling deket dengan pintu mobil dan tempat gua berdiri, Ayushita, with her weird haircut ala astroboy di bagian kening. Dia pakai jaket adidas merah dan jeans hipster biru dongker. Di sebelahnya ada Bella dengan sweater abu-abu juga dengan jeans hipster namun berwarna lebih cerah. Terakhir paling ujung ada Chelsea dengan jaket tudung warna biru, bagian bawah celana jeansnya dilipat hingga terlihat betisnya yang putih mulus.
Artikel Terkait
Gue angkat Ayushita, gua bopong dia pelan-pelan masuk ke villa, ke kamar yang udah gua siapin. Di sana dia gue dudukkan ke kursi khusus, bagian bawahnya dipaku dengan lantai jadi nggak bisa geser-geser. Terus tangannya iket ke belakang punggung sementara kakinya juga gua iket ke kaki kursi.
Selesai dengan persiapan hidangan pertama gua kembali ke mobil buat ngambil Bella dan gua iket juga dia dengan posisi persis sama di sebelah Ayushita. Lanjut baca!

Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Leave A Comment...